MEDAN-Kasus kehilangan collagen dalam tubuh seperti yang dialami Ratih (20) sangat jarang terjadi. Menurut Ketua Tim Dokter RSUP H Adam Malik, dr Dharmalindarto SpPD, kasus seperti ini 1 : 50.000 angka kelahiran. “Kalau Ratih tergolong ringan, sebab penyakit ini didapatnya ketika berusia 14 tahun,” sebutnya.
Pihaknya sudah melakukan photo thorax untuk melihat kondisi seluruh tubuhnya. Berbicara tentang pengobatan, Dharma menjelaskan secara sistematis saja. Artinya, pengobatan dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit, merangsang pertumbuhan tulang.
“Penyakit ini (kehingan collegan-red) tidak dapat disembuhkan,” jelasnya.
Ketika ditanya factor kehilangan collagen ini, Dharma menjawab, keterangan atau penyebabnya yang jelas tidak tahu. “Tapi terjadi karena perubahan sel yang seharusnya membentuk tulang tidak terbentuk. Kalu factor lingkungan bias saja terjadi, tapi dalam buku yang pernah kita pelajari tidak ada disebutkan,” pungkas Dharma.
Januari 08, 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar