Madani Online
MEDAN-Ketua Panitia Seminar awam dan ilmiah workshop, dr Mustafa Amin SpJK mengatakan, masyarakat masih memiliki pola pikir yang menyebabkan masalah keluhan kejiwaan tersebut sering terabaikan, dan berkembang menjadi kronik sehingga pengobatan menjadi tak efektif. Psikiater ini, lanjut dr Mustafa, merupakan gabungan antar seorang dokter dan seorang psikolog. “Dimana psikiater ini tak hanya memberikan motivasi dan terapi tapi juga memberikan solusi dengan memberikan pengobatan,” jelasnya.
Selain itu, dr Mustafa mengatakan, seminar yang diadakan tersebut, khususnya seminar ilmiah, bertujuan untuk mempertajam pengetahuan teman se profesi (dokter, petugas kesehatan) agar lebih memahami tentang masalah kejiwaan ini.
Pengakuan dr Mustafa, terdapat hingga 30 orang setiap harinya berobat jalan ke RSJ Propinsi Sumut. “Jika dihitung-hitung sebulan mencapai 900 orang, setahun bisa mencapai 10.800 orang yang harus dirawat. Jika pemahaman petugas kesehatan tak memadai tentang kejiwaan ini, bagaimana jadinya?” ujarnya.
Menurut banyak penelitian, ungkap dr Mustafa, sebanyak 94 persen orang di Indonesia mengalami depresi, dengan tingkatan yang berbeda dari yang ringan hingga yang berat. “Terdapat dua keadaan dalam depresi, yakni pertama bisa menerima dengan membiasakan diri dengan keadaan tersebut, dan kedua mereka menerima, namun dibarengi dengan ngedumel. Nah, yang kedua itu akan bisa menimbulkan tekanan batin, yang akhirnya menjadi depresi berat,” jelasnya.
Dr Mustafa juga mengatakan, ketangguhan jiwa untuk bertahan terhadap gangguan jiwa ini bisa melalui pola hidup yang baik, seperti pola makan, olahraga, dan cara menghadapi masalah tersebut. Penyakit jiwa memiliki 80 persen kemungkinan dapat diobati. “Namun, hal tersebut bisa dilakukan jika ditanggapi dengan cepat. Jangan penyakit tersebut dibiarkan berlarut-larut,” katanya.
Dalam seminar tersebut, akan diisi oleh beberapa nara sumber, seperti dr Naek L Tobing, dr Syahmirsa Warli, beberapa dokter dari Universitas Indonesia dan United States America (USA). (Arafat)
Januari 07, 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar