Madani Online
Medan,Satu dari dua pencuri sepeda motor melakukan aksinya di depan salah satu warnet di kawasan Jalan Cik Ditiro Medan Rabu, (6/1) malam sekira pukul 23.00 WIB, terkapar ditembak petugas Reskrim Poltabes Medan setelah berusaha merebut senjata api di pinggang salah seorang petugas Reskrim Unit Ranmor Poltabes Medan.
Guna dilakukan pengobatan, malam itu juga tersangka Hen alias Otoy, (23) warga Balai Desa, Polonia Medan yang ditembak di kawasan Tanjung Morawa itu langsung dibawa ke RS Bhayangkara Brimobdasu. Sedangkan rekan tersangka, BT, (20) warga Jalan Polonia Medan ditangkap dalam satu pengembangan diboyong ke Mapoltabes Medan.
Kapoltabes Medan Kombes Pol Drs Imam Margono ketika dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Reskrim Poltabes MS Kompol Gidion Arif Setyawan Sik, Kamis (7/1), membenarkan penangkapan disertai penembakan terhadap salah seorang tersangka pencuri sepeda motor. “Barang bukti yang kita sita berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio,” ujar Kasat Reskrim.
Dijelaskan mantan Kapolsekta Pancur Batu tersebut, aksi pencurian yang dilakukan dua anggota sindikat pencuri sepeda motor itu dilakukan ketika pemilik sepeda motor (korban-red) bernama M Erizal, (28) KH Zainul Arifin sedang berada di dalam warung internet (warnet).
Usai bermain di warnet, korban bermaksud pulang. Namun sesampainya di areal perparkiran, korban tak lagi melihat sepeda motornya. Padahal, menurut korban sepeda motor miliknya dalam kondisi stang terkunci pada saat ditinggal.
Menyadari sepeda motornya raib, korban bergegas ke kantor polisi untuk membuat pengaduan. Sejumlah petugas Reskrim Poltabes Medan yang menerima pengaduan korban langsung turun ke lokasi kejadian guna melakukan pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan) di TKP.
Dari pulbaket, petugas Reskrim Poltabes Medan berhasil mengidentifikasi identitas tersangka dan meringkus satu dari dua tersangka. Pada saat dilakukan penangkapan, menurut polisi tersangka Otoy berusaha merebut senjata api petugas sehingga tersangka “dihadiahi” sebutir timah panas. Tembakan yang dilepas mengenai kaki tersangka Otoy.
Dalam pemeriksaan tersangka Otoy mengaku bahwa dirinya melakukan aksi pencurian dengan rekannya Bobby. Polisi pun melakukan pengembangan dan berhasil meringkus Bobby. Saat ini kedua tersangka masih dalam proses pemeriksaan.
Januari 07, 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar