Januari 12, 2010

PAD Reklame Rp 30 Miliar, Tak Maksimal

Madani Online

Bayu rahmad putra: Madani Online

Pajak reklame yang ditargetkan pemko medan Rp 30 miliarpada 2010 ini dinilai belum aksimal. Pasalnya, reklame di medan belakangan ini sudah menjamur. Sehingga diyakini target tersebut masih bisa dimaksimalkan.

"Kalau ternyata mereka bilang itu maksimal dalam segi pemasangan atau pendapatan, tapi jika ditinjau dari pendapatan itu kami rasa belum maksimal,"kata sekretaris dari Fraksi Golkar DPRD Medan ILHAMSYAH, selasa (12/1).

Menurutnya PAD yang dari kontribusi reklame di medan, ini dari segi banyaknya yang hampir terdapat di setiap sudut pandang kota medan. dengan banyaknya reklame, namun kontribusinya hanya Rp 30 miliar.

“Padahal, jika jumlah titiknya semakin banyak, dapat ditingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, orang berani bayar mahal,"ungkapnya.

Kemudian untuk meningkatkan PAD ini serta mengnatisipasi kemungkinan kebocoran pendapatan, fraksi golkar juga mendesak pemko medan melalui dinas terkait transfaran dengan memasang stiker masa berlaku reklame. sehingga pengawsan yang dilkukan lebih gampang.

Selain itu juga, Ilhamsyah mendesak Pemko medan segera menyelesaikan penyusunan perwal reklame ini. sehingga semkin jels titik mana saja yang dibenarkan pemasangan reklame tersebut.

“Kita minta perwal itu nantinya diumumkan dan disosialisasikan,” katanya seraya meminta perwal tersebut harus melakukan pengkajian termasuk strategis tempat yang dapat menambah PAD.

Kemudian sambunya, dalam perwal tersebut juga harus memperhatikan kenyamanan masyarakat dengan tidak memasang reklame di trotoar, di depan gedung maupun pemasangan secara melintang. "ini harus diperhatikan",ungkapnya.

Sebelumnya pj Walikota Medan, Rahudman harahap menyebutkan jika kontribusi PAD dari reklame Rp 30 miliar ini sudah maksimal. rincian pad tersebut terng rahudman, untuk papan reklame Rp 16,9 miliar, reklame kain rp 3,8 miliar, reklame merekat rp 200 juta dan reklame selebaran Rp 500 juta. Kemudian reklame berjalan Rp 438 juta dan reklame papan nama toko Rp 8,127 miliar.

"Jadi pendapatan dengan menjamurnya reklame ini, nilai itu kami rasa belum maksimal," terang Ilhamsyah mengakhiri perbincangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by NdyTeeN Redesign Mung Bisnis