Madani Online
Bayu rahmad putra: Madani Online
Hilangnya gas LPG 3 Kg dipasaran setelah Pertamina melakukan konversi minyak tanah ke gas yang kini telah menarik subsidi untuk minyak tanah, Pertamina dinilai tidak "bertanggungjawab" setelah melakukan konversi minyak tanah ke gas.
Hal itu dikatakan anggota komisi C DPRD Medan Djumadi,Spd.i kepada Madanionline (11/1) pagi tadi menanggapi keluhan masyarakat atas langkanya gas LPG 3 Kg dipasaran. "kita menilai Pertamina tidak "bertanggungjawab" setelah melakukan konversi minyak tanah ke gas karena tidak siap memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap gas LPG 3 Kg" ungkap Djumadi.
Djumadi mengatakan, sebelumnya dia telah mencoba menghubungi pihak Pertamina terkait dengan kelangkaan gas LPG ini, dan Pertamina hanya menjawab sarana pendukung pihak Pertamina dalam mendistribusikan gas LPG 3 Kg belum siap sehingga Pertamina masih terbatas dalam mendistribusikan gas LPG 3 Kg.
Hal ini menunjukan pertamina "tidak bertanggungjawab" setelah melakukan konversi minyak tanah ke gas dengan menarik subsidi minyak tanah sejak tanggal 1 Januari 2010 kemarin, pungkas Djumadi dari Fraksi PKS ini.
Januari 11, 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar