Januari 13, 2010

Proyek Perkim Dipertanyakan

Bayu rahmad putra: Madani Online

MEDAN-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan pertanyakan kejelasan sejumlah proyek di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim). Sebab ada proyek yang ditenggarai tidak menyebutkan lokasinya.

"Seperti pengaspalan jalan setapak di kawasan Medan Area dan Medan Baru itu tidak jelas. Karena tidak ada disebutkan nama jalan yang akan diaspal," sebut anggota DPRD Medan Godfried Effendy Lubis, dalam rapat gabungan komisi DPRD Medan tentang pembahasan R-APBD 2010, di gedung dewan, Rabu (13/1).

Menurut Godfried, setidaknya ada delapan proyek fiktip terjadi di Dinas Perkim yang dianggarkan dalam R-APBD 2010 berbiaya Rp8 milyar. Hal itu terungkap setelah anggota DPRD Medan Godfried Efendy Lubis mencermati pengajuan R-APBD 2010 tersebut.

Selain itu, lanjut Godfried, rencana pembangunan gedung DPRD Medan tidak ada disebutkan anggarannya oleh Perkim dalam R-APBD 2010. Padahal dalam nota jawaban Walikota Medan terdahulu, anggaran pembangunan gedung DPRD Medan diusulkan masuk di R-APBD 2010.

"Tetapi yang diajukan Perkim disini hanya perencanaan pembangunannya sebesar Rp150juta," urainya.

Menanggapi itu, Kadis Perkim Iriadi Irawadi menyebutkan nantinya pihaknya akan menyampaikan nama-nama jalan yang akan diaspal. Jadi menurutnya, tidak ada proyek yang tidak jelas atau fiktip. Hanya saja tidak dibantahnya, pihaknya memang belum menyebutkan nama-nama jalan tersebut.

"Nama-nama jalan itu nantinya akan kami sampaikan," tegasnya kembali.

Sedangkan untuk pembangunan gedung DPRD Medan, kata Iriadi, pengajuan anggaran sebesar Rp150juta tersebut diperuntukkan sebagai desain perencanaan. Jadi tidak ada alasan yang tidak logis menurutnya. Karena besaran anggaran untuk pembangunannya memang belum dicantumkan.

"Ini karena mengingat waktu. Jadi anggaran tersebut hanya untuk desain perencanaan selama tujuh bulan," ucapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by NdyTeeN Redesign Mung Bisnis